Sabtu, 08 Oktober 2011

Tebing Tinggi Petani

Tebing Tinggi Petani di wilayah KecamatanTebingTinggi mengeluhkan banyaknya hama binatang kera yang merusak tanaman durian milik warga. Salah seorang warga Terusan Baru, Tebing Tinggi, Ilham menuturkan, saat ini dirinya bersama dengan warga desa yang lain hampir tiap hari berjaga- jaga di kebun durian milik mereka. Karena menurutnya, setiap hari puluhan ekor kera menyambangi batang durian milik petani dan memakan bunga serta putik bakal buah durian. Ilham menjelaskan, saat ini pohon durian di daerah tersebut sedang memasuki musim berbunga. Jika kawanan kera tersebut datang dan memakan bunga dan putik durian,dikhawatirkan hasil buah durian tidak akan maksimal.

“Jumlahnya puluhan, bahkan dibeberapa kebun yang batang duriannya agak jauh dan dekat ke hutan bisa ratusan rombongan kera yang datang,” ungkapnya. Dia mengatakan, untuk desa tersebut, buah durian merupakan buah andalan dan menjadi sumber penghasilan tambahan warga desa. Untuk itulah, dirinya bersama dengan warga yang lain, berusaha keras agar sekawanan kera tidak merusak bakal buah durian milik mereka. Dirinya bersama dengan pemilik batang durian yang lain, melakukan pengusiran kera tersebut dengan menggunakan senapan angin dan mengusirnya dengan anjing.

“Mendengar suara letusan senapan angin mereka lari apalagi mendengar salakan (gonggongan) anjing,tapi itu hanya sebentar, saat kita lengah mereka datang lagi,”tukasnya. Senada, Kamaludin warga Kota Gading Empat lawang mengatakan, pihaknya juga saat ini terus melakuan perburuan dan pengusiran kera yang mendatangi dan memakan bunga durian milik warga. Menurut Kamaludin, saat ini kondisi pohon durian di kawasan tersebut sedang berkembang dan hampir menjadi putik.

Selain serangan hama kera, petani dikawasan tersebut juga mengkhawatirkan hama babi yang sering merusak tanaman milik petani, seperti kakao dan tanaman lain.